Dinkes Kota Sukabumi Akui Ada Bakteri Mematikan Pada Melon Impor Australia

Dinkes Kota Sukabumi Akui Ada Bakteri Mematikan Pada Melon Impor Australia

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Rita Nenny angkat bicara terkait keberadaan melon import Australia (rock melon) yang diduga terjangkit bakteri mematikan. Kepada sukabumiupdate.com, Jumat (9/3/2018), Rita menegaskan bahwa bakteri listeria yang diagnosa menjangkiti melon import asal Australia bernama listeria.

"Bakteri ini sangkat mematikan dan biasa menjangkiti buah dan sayuran," ujar Rita.

Gejala awal yang dirasakan manusia jika mulai terjangkit bakteri ini adalah mual, diare dan panas tinggi. "Dan berakhir pada Infeksi yang membuat organ tubuh tidak lagi berfungsi hingga berujung kematian," terangnya.

BACA JUGA:  Antisipasi Melon Berbakteri, Pedagang di Palabuhanratu Sukabumi Lebih Selektif

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada warga Kota Sukabumi, Dinas Kesehatan secepatnya akan turun melakukan kroscek ke lapangan. "Kita tidak bisa sendirian, harus bersama Diskoperindag dan DInas Pertanian," lanjut Rita.

Rita memberikan garansi jika kasus manusia terjangkit bakteri Listeria belum pernah terjadi di Kota Sukabumi.  "Namun saya mengimbau kepada seluruh warga untuk teliti sebelum membeli, utamakan buah lokal saja," pungkasnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB